Tuesday, November 18, 2008

Warkah Untukku...

"Takde ape, cuma I nak mula lupakan perasaan ini"
" Tak kan la tiba2 perasaan ini boleh terus hilang. Mesti la ada lagi. Melekat kuat je bila nak di padam."
"I ade buku khas tau untuk curah kan semua rasa ni"
"Nanti baca dan hayatilah dengan mendalam maksud nukilan ini ya"
"Anggap nukilan ini nnt hadiah buat you..."
"Thanks for those sweet memories."

My sweet and sour Ahmad Shamil Fitri …
(I dedicate this for my one and only Ahmad Shamil Fitri)

My Ahmad Shamil Fitri,
Gerak tubuhnya tidak pernah mampu berbohong,
Walau bicaranya seakan sesat dijalan yang terang

My Ahmad Shamil Fitri,
Waras dan yakin dalam petah bicara
Walau terkadang minda hanyut dalam kelam perasaan

My Ahmad Shamil Fitri,
Bukanlah seorang pujamgga yang gemar menabur bicara
Hanya seekor pungguk yang merindui terang bulan

My Ahmad Shamil Fitri,
Lekanya mengangumi bidadari ciptaan yang agung,
Menyusun mengatur duri di sepanjang jalan

My Ahmad Shamil Fitri,
Punya banyak jalan terbentang dihadapannya
Namun masih sesat di jalan yamg sunyi

My Ahmad Shamil Fitri,
Loveable, adorable, sweet and charming
Namun lenanya terlalu panjang

My Ahmad Shamil Fitri,
Lelapmu mendamaikan hati di malam sunyi
Seakan mengajarku erti sepi

My Ahmad Shamil Fitri,
Menemaniku sepanjang perjalanan
Semampumu memberikan ketenangan

My Ahmad Shamil Fitri,
Yakinlah engkau dalam pendirianmu,
Tetaplah engkau dalam perasaanmu
Lihatlah terangnya jalan suluhan hati
Walaupun mata hatimu terkadang kabur
Kerana mata hati tidak pernah menipu
Insan yang bernama manusia

Kalu lu orang jadi gua, lu orang terpinga2 tak..?